Mencoba dengan segala cara
Beribu usaha
Tak terhitung do'a
Hingga sampailah pada kebahagiaan
Monday, 15 June 2015
Tetap Berarti Walau Tak Bersama
Aku ini sama sepertimu
Sama seperti dia
Sama seperti mereka
Tapi perasaan kita tak sama
Sama seperti dia
Sama seperti mereka
Tapi perasaan kita tak sama
Pantaskah Aku Tak Bersyukur Atas Kehadiranmu?
Tunggu aku
Biar aku yang bahagiakanmu, Bu
Biar ku angkat Ibu terbang tinggi
Biar aku yang bahagiakanmu, Bu
Biar ku angkat Ibu terbang tinggi
Suka Duka
Jujur deh yaaa, kalo boleh pilih, mau balik jadi anak SMA ajaaaaaa. Iya sih emang dulu waktu SMA pengen cepet-cepet kuliah hahaha dulu sih mikir enaknya doang. Yang ga pake seragam. Bebas gitu keliatannya. Tapi ternyataaaa...
Sedikit Cerita - Film "5 CM"
Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini berhasil bangeeeet buat anak-anak muda Indonesia "heboh". Iya heboh. Coba deh tanya anak muda mana yang belum nonton film ini. Bisa kali dihitung pake tangan hahahah:p
Pemeran film ini ada Herjunot Ali, Raline Shah, Pevita Pearce, Fedi Nuril, Denny Sumargo, Igor 'Saykoji'.
Jadiiiii.......
Sedikit Cerita - Novel Raksasa Dari Jogja
Ini novel favvvvorite bangettttt. Novel ini ditulis oleh Dwitasari dan diterbitkan oleh Plotpoint. Entah kenapa suka banget sama novel ini. Jadi sedikit ceritanya...
Cerita Bersama
Kalian
Sedikit memory-ku teringat tentang kalian
Disana tempat kita bercerita
Disana tempat kita berbagi rasa
Tak ada lagi kalian disini
Tak ada lagi canda tawa kita
Ingatlah kita pernah bersama
Berbagi rasa
Cerita SMA ini
Kuharap kalian simpan
Cerita kita bersama
Teman
Sedikit memory-ku teringat tentang kalian
Disana tempat kita bercerita
Disana tempat kita berbagi rasa
Tak ada lagi kalian disini
Tak ada lagi canda tawa kita
Ingatlah kita pernah bersama
Berbagi rasa
Cerita SMA ini
Kuharap kalian simpan
Cerita kita bersama
Teman
Sedikit Cerita - Novel Perahu Kertas
Waktu SMA dulu, aku suka baca novel-novel gitu. Bukan penggemar novel sih, cuma kadang baca novel di saat ga ada kerjaan itu obat bosen paling manjur menurut aku hehe
Pasti tau kan novel Perahu Kertas? Atau film-nya?
PRAKTIKUM PROBABILITASSSSSSS:))
Awalnya........ cuma sekedar denger gitu dari senior di kampus bakal ada praktikum di semester ini, namanya praktikum probabilitas. Biasa aja sih awalnya waktu denger praktikum itu. Tapi sempet juga ditakut-takutin sama senior. Yaaa namanya juga senior kan tau sendiri yaaa hahaha:))
Dari awal sebelum mulai praktikum probabilitas, udah sempet diribetin duluan cari mesin tik. Sempet mikir, hari gini gitu masih make mesin tik, kuno banget kaaaaaan. Tapi kita sih positive thinking aja, mungkin pake mesin tik itu biar para peng-"copas" berkurang. Mungkin yaaa.
Aku cari mesin tik sampe ke kota sebelah loh:( Di Depok mahal soalnya, ya anak kost pasti tau lah kenapa cari yang gak mahal hihihi
Jadi......
Dari awal sebelum mulai praktikum probabilitas, udah sempet diribetin duluan cari mesin tik. Sempet mikir, hari gini gitu masih make mesin tik, kuno banget kaaaaaan. Tapi kita sih positive thinking aja, mungkin pake mesin tik itu biar para peng-"copas" berkurang. Mungkin yaaa.
Aku cari mesin tik sampe ke kota sebelah loh:( Di Depok mahal soalnya, ya anak kost pasti tau lah kenapa cari yang gak mahal hihihi
Jadi......
TUGAS SOFTSKILL - "TOBA DREAMS" FILM INDONESIA
RESENSI FILM
Judul Film : Toba Dreams
Sutradara : Benni Setiawan
Genre : Drama, Action
Produser : Rizaludin Kurniawan
Penulis : T.B. Silalahi
Durasi : 144 menit
Main Cast : Vino G. Bastian, Marsha Timothi, Mathias Muchus
Menceritakan seorang pensiunan TNI bernama Sersan Tebe yang mendidik anak-anaknya dengan keras seperti dalam medan tempur. Setelah pensiun, Tebe memutuskan kembali ke kampungnya di Sumatera Utara untuk melanjutkan hidup di sana. Salah satu anaknya, Ronggur, menolak hidup di kampungnya apalagi orang yang ia cintai berada di Jakarta.
Dia ingin membuktikan kepada ayahnya bahwa ia bisa sukses di Jakarta. Sehingga ia memustuskan merantau ke Jakarta seorang diri di saat ayah-ibu dan kedua adiknya telah kembali ke kampung halaman. Dengan penuh siasat untuk menjadi kaya, Ronggur berubah menjadi seorang mafia narkoba dan berhasil merebut Andini dari ketidaksetujuan orang tuanya yang beraasal dari keluarga ningrat.
Sunday, 3 May 2015
TUGAS SOFTSKILL - MUSEUM
Review Perjalanan Ke Museum
Berdasarkan tugas yang diberikan yaitu mengunjungi museum yang bertema tentang perjuangan, maka paada tanggal 15 April 2015 tepatnya hari Rabu, kami awalnya mengunjungi museum Peta(Pembela Tanah Air) yaitu di Jalan Jendral Sudirman No. 35 Bogor. Setelah pulang ngampu kita mengunjungi museum di Bogor. Transportasi yang digunakan adalah mobil. Perjalanan untuk ke museum Peta ditempuh selama 30 menit karena kita melewati jalan tol. Ketika sesampainya di museum peta ternyata kami tidak bisa mengunjungi tempat tersebut dikarenakan sebelumnya harus membuat janji untuk mengunjungi museum tersebut. Berdasarkan beberapa informasi yang kami dapat, pembangunan museum Peta dimulai pada tanggal 14 Novembr 1993 dengan peletakkan baru pertama oleh wakil Presiden RI. Dulunya gedung di Museum Peta digunakan sebagai pusat pelatihan pasukan tanah air. Pembangunan tersebut memakan waktu kurang lebih dua tahun dan diresmikan oleh Presiden RI Soeharto pada tanggal 18 Desember 1995. Pada tampilan luarnya begitu terlihat bagus,bersih serta rapi namun disayangkan kami tidak diizinkan untuk masuk karena belum membuat janji.
Oleh karena kami tidak dapat memasuki museum tersebut, kami mengunjungi mueseum berikutnya yaitu museum Perjuagan Bogor yang letaknya di Jalan Merdeka No.56, Bogor. Lokasi museum Perjuangan tersebut mudah didapat karena terletak di pinggir pasar. Sesampainya disana kami harus membeli tiket dengan harga Rp.4000,00. Kami ada enam orang dan harga tiket yang kami bayar untuk enam orang sebesar Rp.24.000,00. Berdasarkan informasi yang kami dapat Museum Perjuangan Bogor didirkan melalui musyawarah para tokoh perjuangan Kerasidenan Bogor yang melputi kota dan kabupaten Bogor,Sukabumi,Cianjur,dan Depok. Diprakarsai dan diresmikan oleh Mayor Ishak Djuarsah pada tanggal 10 November 1957. Pendirian museum dimaksudkan utuk mewariskan semangat dan jwa juang serta nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. Benda-benda yang dimuseum kan juga peninggalan beberapa pejuang Indonesia yang berjuang diaerah Bogor. Benda-benda bersejarah tersebut mulai dari baju-baju para pejuang, uang jaman dahulu, surat-surat, tulisan, mesin tik, keris, senapan dan masih banyak lagi.
Kami mengambil beberapa foto ketika mengunjungi museum di Bogor.
Museum PETA
Museum Perjuangan
Tiket Masuk Museum Perjuangan
Museum ini dibagi menjadi dua lantai dan masing-masing lantai dibagi menjadi dua jalur seperti ini
Dilantai pertama berisikan senjata, amunisi, granat, bahkan meriam pun ada. Semua perlengkapan perang tersebut adalah hasil curian tentara Indonesia terhadap Belanda, dan itu semua masih ada hingga kini. Berfungsi tidaknya kami juga belum tau.
Berikut foto-foto benda-benda bersejarah
Mesin Telepon
Baju PMII
Baju PAra pejuang
Baju pejuang Belanda
Kelebihan dari Museum Perjuangan Bogor
Ketika masuk kita akan disuguhkan dengan bukti-bukti sejarah yang masih terawat baik dan di pajang di lemari kaca serta lukisan-lukisan wajah pejuang gagah berani masih tersimpan baik disana. Museum perjoengan ini membuat miniature peperangan yang terjadi di bogor. Baju-baju serta peninggalan lain unik karna memang benar-benar dari peninggaln pejuang dulu terbukti dengan warna benda yang memudar.
Kekurangan dari Museum Perjuangan Bogor :
Walaupun sebagian miniature ini ada yang rusak dan tidak adanya penerangan yang baik serta kaca yang sudah sangat berdebu membuat pengunjung kurang tertarik. Padahal bila sedikit di renovasi museum ini akan terlihat lebih baik. Museum ini juga terletak di pinggir pasar. Menurut kami kurang strategis serta kurang besar.
Kesimpulan :
Untuk mengenang jasa para pejuang kita sebagai penerus bangsa hendaklah memajukan Bangsa dan negara ini. Agar negara ini lebih berkembang dan tidak di jajah lagi oleh negara lain. Indonesia kaya akan kebudaya serta sumber daya alam,hendaklah kita menjaga serta lebih mengembangkan potensi yang ada di Indonesia ini.
Para pejuang telah gugur demi merebut kemerdekaan Indonesia.Oleh karena itu,marilah kita memperjuangkan dan meningkatkan apa yang telah diperjuangkan oleh para pejuang tanah air. Agar Indonesia lebih dipandang baik oleh dunia.
Saran :
Kita sebagai bangsa Indonesia seharusnya lebih menghargai para pejuang tanah air. Melestarikan dan mengembangkan apa yang sudah diperjuangkan pembela tanah air yang telah merebut kemerdekaan. Kita adalah generasi penerus bangsa,maka dari itu bekerja lah dengan giat dan sepenuh hati. Semangat dalam menjalai hidup,patang menyerah dalam menghadapi segala persoalan. Eurekaaaaaa !!!!!
Ketika masuk kita akan disuguhkan dengan bukti-bukti sejarah yang masih terawat baik dan di pajang di lemari kaca serta lukisan-lukisan wajah pejuang gagah berani masih tersimpan baik disana. Museum perjoengan ini membuat miniature peperangan yang terjadi di bogor. Baju-baju serta peninggalan lain unik karna memang benar-benar dari peninggaln pejuang dulu terbukti dengan warna benda yang memudar.
Kekurangan dari Museum Perjuangan Bogor :
Walaupun sebagian miniature ini ada yang rusak dan tidak adanya penerangan yang baik serta kaca yang sudah sangat berdebu membuat pengunjung kurang tertarik. Padahal bila sedikit di renovasi museum ini akan terlihat lebih baik. Museum ini juga terletak di pinggir pasar. Menurut kami kurang strategis serta kurang besar.
Subscribe to:
Posts (Atom)




















